20 Sep 2017

Masker Alpukat Untuk Perawatan Kulit Wajah

Merawat kulit wajah agar terlihat lebih putih berseri tidak hanya bisa didapatkan dari perawatan rutin yang dilakukan di laboratorium klinik kecantikan terbaik saja. Namun, dapat pula diperoleh melalui penggunaan masker berbahan alami yang dengan mudahnya bisa ditemukan di berbagai pusat perbelanjaan. Selain mudah ditemukan, bahan alami ini pun dijual dengan harga yang sangat murah, sehingga tidak akan membuat kantongmu jebol. 

Nah, berbicara mengenai masker wajah, ada nih salah satu masker yang bisa digunakan mempercerah kulit wajah yakni alpukat. Memang, dari dulu buah alpukat sudah dipercaya dapat mencerahkan kulit yang terlihat kusam, bahkan tidak sedikit dari produk kecantikan yang menggunakan alpukat ini sebagai bahan untuk perawatan kulit wajah. 

Untuk itu, buat kamu yang ingin merawat wajah dengan memakai buah alpukat ini, maka sangat disarankan untuk mengikuti beberapa cara membuat masker alpukat yang bisa dimanfaatkan untuk memperhalus kulit wajah di bawah ini. Mari, disimak!

1. Masker alpukat dengan tambahan madu. Saat membuat masker alpukat ini, kamu bisa mengkombinasikannya dengan madu. Dipercaya, kombinasi kedua bahan alami ini bisa melembabkan residu dari penggunaan makeup, menambah nutrisi di kulit wajah, mengektifkan regenasi kulit. Untuk membuat masker ini, kamu tinggal menyiapkan ½ alpukat yang dihaluskan, 2 sdt susu segar tanpa gula, dan 1 sdt madu. Lalu, campurkan seluruh bahan yang sudah di siapkan ini, selanjutnya bisa langsung diolesi ke wajah yang hendak dirawat. Tunggu selama 5 sampai dengan 10 menit, berikutnya kamu bisa membilasnya dengan air hangat. 

2. Masker alpukat yang dicampur dengan yoghurt. Selain madu, masker alpukat pun bisa dibuat dengan campuran yoghurt. Pencampuran alpukat dan yoghurt ini, dianggap bisa menghilangkan semua racun yang menempel di wajah. Nah, jika kamu ingin membuat pencampuran kedua bahan ini, maka kamu tinggal menyiapkan ½ alpukat yang sudah dibuat menjadi bubur sekaligus 2 sdt yoghurt tanpa gula. Kemudian, campurkan kedua bahan alami ini, dan langsung dioleskan ke wajah. Biarkan selama 30 menit dan baru dicuci dengan air hangat. 

3. Masker alpukat dengan minyak kelapa. Tidak hanya madu dan yoghurt, masker alpukat pun bisa dicampurkan dengan minyak kelapa yang biasanya digunakan untuk menggoreng berbagai jenis makanan. Caranya? Cukup persiapkan ½ alpukat yang dihaluskan, 1 sdt minyak kelapa, dan 1 sdt gel dari bahan lidah buaya. Setelah itu, campurkan ketiga bahan ini, dan aduk hingga merata. Dan kamu pun bisa mengolesinya langsung ke kulit wajah, dan tunggu selama 10 menit selanjutnya bisa dibilas dengan air hangat. 

Tuh, buat kamu yang ingin merawat kulit wajah, maka menggunakan masker alpukat sangat direkomendasikan untukmu. Selamat mencoba! –SH–

8 Sep 2017

Makanan dan Minuman Ini Baiknya Tidak Dikonsumsi Ibu Hamil

Artikel Kesehatan - Memang, selama masa kehamilan ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan maupun minuman yang kaya akan zat nutrisi, tak terkecuali makanan sehat untuk ibu hamil muda. Meskipun demikian, namun tidak semua jenis minuman ataupun makanan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil, mengingat beberapa makanan dan minuman dipercaya dapat menjadi pemicu munculnya mual berkepanjangan yang bisa menyerang ibu hamil baik di pagi, siang, dan malam hari. 

Untuk itu, supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada masa kehamilan, baiknya ibu hamil tidak mengonsumsi beberapa minuman dan makanan ini. Penasaran, apa sajakah itu? Simak, langsung ulasannya;

  1. Daging mentah. Mengapa ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi daging mentah? Ini karena di dalam daging mentah atau yang dimasak setengah matang tersimpan kandungan Toksoplasmasis yang bisa membahayakan janin yang ada di rahim. Toksoplasmasis sendiri merupakan salah satu parasit yang dapat mengakibatkan infeksi serius yang akan menyerang janin, sehingga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. 
  2. Ayam maupun Telur. Mengonsumsi ayam maupun telor sebenarnya tidak masalah bagi ibu hamil, namun tidak untuk ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau bisa dibilang masih mentah. Sebab, ayam ataupun telur yang kurang matang, terkandung zat salmonella yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami diare berkepanjangan.
  3. Ikan. Berbagai jenis ikan seperti tuna, kerapu, kakap putih, dan ikan yang berukuran besar, ada baiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Lantaran, beberapa jenis ikan tersebut mengandung zat mercuri yang bisa mengakibatkan kerusakan syaraf janin yang terdapat di rahim apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. 
  4. Minuman berkafein. Selain makanan, ibu hamil pun tidak dianjurkan untuk meminum minuman berkafein berupa kopi. Karena minuman berkafein ini bisa menyebabkan rendahnya berat bayi pada saat lahir nanti. Tidak cukup sampai disitu, minuman berkafein ini juga bisa mengakibatkan keguguran.
  5. Minuman alkohol. Untuk orang biasa saja minuman berakohol ini tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan, apalagi bagi ibu hamil yang tengah mengandung seorang bayi. Oleh sebab itu, ibu hamil pun sangat dilarang untuk mengonsumsi minuman satu ini, karena bisa menyebabkan perkembangan janin menjadi terganggu dan bisa memicu masalah emosional pada bayi ketika sudah besar. 
Itulah beberapa makanan dan minuman yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Semoga bermanfaat! –SH–

7 Sep 2017

7 Fakta Tentang Usus Buntu yang Perlu Diketahui

Artikel Kesehatan - Usus buntu merupakan salah satu penyakit yang sudah banyak dikenal masyarakat luas. Cek saja di klinik health care di dekat rumah Anda, tanyakan berapa banyak pasien yang datang dan berobat untuk mengatasi radang usus buntunya. Hanya saja, meskipun usus buntu sudah dikenal masyarakat, masih ada miskonsepsi atau salah paham mengenai usus buntu ini. Nah, agar Anda tidak salah memahami tentang usus buntu, cek dulu fakta seputar hal ini dalam artikel berikut!

1. Organ dalam tubuh
Tidak seperti yang disangka mayoritas orang, usus buntu bukanlah nama penyakit melainkan nama organ bagian dalam tubuh. Usus buntu atau appendix merupakan bagian dari saluran pencernaan dan terdapat di pangkal usus besar. Usus buntu bukanlah organ yang tak memiliki fungsi, sebab usus buntu berperan untuk membantu sistem kekebalan tubuh.

2. Radang usus buntu tidak mengenal usia
Penyakit ini bisa menyerang kapan saja, tak peduli tua atau muda. Namun demikian, mayoritas kelompok orang yang mengidap penyakit ini adalah remaja atau dewasa muda yang berusia 20 tahunan.

3. Gejala usus buntu memiliki tanda yang khas
Seseorang dikatakan mengidap usus buntu jika menemui gejala nyeri di sekitar pusar yang berpindah ke perut kanan bawah, demam, mual muntah, penurunan nafsu makan, dan ketika dicek darah akan terlihat peningkatan sel darah putih.

4. Usus buntu bisa berubah menjadi penyakit jika terjadi peradangan
Ketika seseorang mengindap penyakit usus buntu, itu artinya terjadi peradangan dalam ususnya. Penyakit ini dikenal juga sebagai appendicitis dan bukan penyakit turunan serta tidak menular. Penyebabnya tak lain dan tidak bukan adalah karena sumbatan atau infeksi pada usus.

5. Usus buntu bisa pecah
Ketika rasa nyeri akibat radang usus menghilang, jangan langsung menghela napas lega. Sebab hal ini bisa saja merupakan efek pecahnya usus buntu yang menjadi awal komplikasi yang lebih berbahaya.

6. Jika tidak ditangani, radang usus buntu akan berakhir pada peritonitis
Peritonitis adalah peradangan dari selaput pembungkus perut dan dapat menyebabkan infeksi menyebar dalam rongga perut. Kejadian ini juga menyebabkan terkumpulnya nanah pada usus buntu, sehingga menyebabkan abses.

7. Operasi radang usus buntu
Jika seseorang mengidap radang usus buntu, maka salah satu penanganan yang disarankan adalah operasi. Tujuannya adalah untuk memotong dan membuang usus buntu yang bermasalah. Namun demikian, sebelum melakukan operasi, pengidap radang usus buntu bisa mencoba antibiotik dulu sebelum dibedah.

Nah, semoga beberapa hal di atas mengenai usus buntu ini bisa memberi Anda pencerahan. Semoga membantu!

5 Sep 2017

Beberapa Hal Ini Bisa Menjadi Tanda Kulitmu Sensitif

Artikel kecantikan - Tidak semua orang menyadari bahwa dirinya memiliki jenis kulit sensitif. Bahkan untuk beberapa orang yang rajin mengikuti kontes kecantikan seperti kontes putri purbasari sekalipun. Biasanya mereka baru mengetahui bahwa kulitnya sensitif setelah terjadi sebuah reaksi alergi yang cukup parah yang mengharuskannya pergi ke dokter. Padahal jika sudah begini artinya kamu sudah mengalami masalah yang parah dan bisa berisiko meninggalkan bekas pada kulitmu. Tentunya kamu tidak mau mengalaminya, kan?

Nah supaya kamu lebih aware lagi dengan jenis kulitmu, coba perhatikan beberapa ciri kulit sensitif berikut ini:
  • Kulit tipis
Kulit sensitif memiliki kulit yang lebih tipis daripada kondisi normal. Bahkan karena tipisnya, pembuluh darah pada pemilik kulit sensitif ini cenderung dapat terlihat.
  • Mudah gatal
Kulit sensitif lebih cenderung mudah merasa gatal akibat berbagai hal yang terjadi di sekitarnya. Misalnya karena debu, keringat atau hal lain yang memicu munculnya bakteri atau kuman. Tidak hanya itu, rasa gatal ini juga cenderung sulit hilang.
  • Mudah alergi
Memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap berbagai hal di sekitarnya, seperti kosmetik maupun perubahan cuaca. Penggunaan kosmetik yang salah akan menimbulkan reakssi alergi dari tingkat rendah hingga parah. Reaksi alergi ini juga muncul akibat adanya perubahan cuaca dari panas ke dingin atau sebaliknya. Hal ini bisa ditandai dengan munculnya bintik kemerahan baik yang disertai gatal ataupun tidak. Kulit yang terlalu tipis menjadi penyebab mudahnya reaksi alergi ini muncul.
  • Mudah iritasi
Sama halnya dengan alergi, pemilik kulit sensitif juga sangat rentan mengalami iritasi kulit akibat perubahan yang terjadi di sekitarnya. Dari mulai iritasi ringan hingga iritasi yang cukup parah dan membutuhkan penanganan khusus.
  • Kulit bersisik siang hari
Jika kamu sering melihat kulitmu kering atau bersisik hanya pada siang hari, hal ini bisa menjadi tanda bahwa kamu memang memiliki kulit sensitif.
  • Bekas luka sulit hilang
Ada beberapa jenis luka yang memang mudah hilang namun ada juga jenis luka yang cukup sulit hilang. Namun pada kulit sensitif, hampir semua bekas luka sulit hilang.

Jika kamu menemukan beberapa tanda di atas, sebaiknya kamu lebih berhati-hati lagi dalam memilih kosmetik ataupun produk perawatan kecantikan. Sebab pemilihan produk yang salah bisa berdampak panjang. (Vita)

22 Agt 2017

4 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Selain dijadikan sebagai bumbu pelengkap makanan maupun membuang bau amis pada ikan, ternyata kunyit putih memberikan banyak khasiat sekaligus manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Hal ini karena di dalam kunyit tersimpan berbagai kandungan zat nutrisi yang memang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Seperti misalnya; pinene, ocimene, polifenol, flavonoid, kurkumin, gula, amilum, tannin, dan minyak atsiri. Berkat dilengkapi dengan semua kandungan nutrisi ini, kunyit putih pun dapat  dimanfaatkan untuk menyembuhkan sejumlah penyakit yang biasanya membutuhkan pertanggungan dari asuransi kesehatan.

Melansir dari Mistercufflink, adapun beberapa khasiat yang diberikan oleh kunyit putih untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut ini. Langsung disimak!
  1. Menurunkan gula darah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi di dalam tubuh, memang nyatanya bisa mengakibatkan munculnya penyakit diabetes. Akan tetapi, penyakit ini bisa dicegah dan disembuhkan dengan cara rutin mengonsumsi kunyit putih yang kaya akan manfaat ini. Caranya bagaimana? Cukup dengan mengupas beberapa potongan kunyit putih yang sudah dibersihkan kulit luarnya, lalu rebus dengan air bersamaan dengan beberapa sendok madu. Kemudian, Anda bisa menyaringnya dengan alat untuk penyaring santan dan selanjutnya bisa langsung diminum.
  2. Mengobati sakit maag. Tidak hanya bisa menurunkan gula darah, kunyit putih yang tinggi khasiat ini dapat pula dijadikan sebagai obat untuk mengobati sakit maag. Sama dengan penurunan gula darah, membuat kunyit putih ini pun juga dengan merebusnya dengan menambahkan beberapa sendok madu. Dan minumlah secara teratur kunyit putih, hasilnya sakit maag Anda akan bisa terobati.
  3. Mengobati luka bakar. Ternyata, luka bakar yang biasanya menyerang kulit pun bisa diobati dengan memakai kunyit putih ini. Bagaimana caranya? Tinggal membaluri luka bakar dengan kunyit putih yang sudah dihaluskan sebelumnya, ataupun Anda dapat meminum ramuan kunyit putih setiap hari.
  4. Menghilangkan nyeri yang muncul saat haid. Kunyit putih ini pun dapat dijadikan sebagai obat untuk menghilangkan nyeri yang acapkali menyerang wanita pada saat haid. Caranya juga sangat mudah, dengan memarut beberapa potong kunyit putih. Setelah itu, peras parutan kunyit dan rebus bersamaan dengan diberi beberapa sendok madu. Lalu, Anda bisa langsung meminumnya selama masa haid.

Gimana? Apakah Anda sudah mencoba mengonsumsi kunyit putih ini untuk menghilangkan berbagai macam penyakit yang menyerang tubuh? –SH–

Share