5 Okt 2022

Apa Itu Vitamin B Kompleks dan Manfaatnya Bagi Tubuh?

 Vitamin B kompleks adalah kumpulan dari delapan jenis Vitamin B larut air dan biasanya dikemas ke dalam satu jenis suplemen. Setiap jenis vitamin ini memiliki manfaaat yang berbeda bagi tubuh, yaitu:


  • Vitamin B1 (tiamin)

Tiamin bermanfaat untuk membantu kerja sel tubuh mengubah karbodidrat menjadi energi. Selain itu juga membantu menjaga saraf agar selalu dalam kondisi baik dan sehat.

Vitamin ini bisa didapatkan dari salmon, daging sapi, tuna, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B2 (riboflavin) 

Riboflavin berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, saraf, mata, dan juga sel darah merah. Selain itu, vitamin ini juga dapat membantu proses penyembuhan migrain serta menurunkan kadar amino dalam darah.

Vitamin ini bisa didapatkan dari daging, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

  • Vitamin B3 (niasin)

Niasin bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, sistem pencernaan, sel saraf serta berperan penting dalam metabolisme tubuh. Tidak hanya itu saja, niacin juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dengan menurunkan produk si protein yang bertugaas mengangkut kolesterol di darah.

Vitamin ini bisa didapatkan dari susu, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

  • Vitamin B5 (asam pantotenat) 

Asam pantotenat berperan dalam produksi hormon dan juga kolesterol dalam tubuh. Selain itu, berfungsi juga untuk membantu memecah karbohidrat, lemak, serta protein dalam tubuh. 

Vitamin ini bisa didapatkan dari brokoli, ubi, kentang, kubis, gandum utum, dan daging.

  • Vitamin B6 (piridiksin)

Priridiksin berperan dalam proses pembentukan energi dari lemak, protein, dan karbohidrat. Tidak hanya itu, vitamin ini juga bermanfaat untuk menjaga antibodi tubuh, membantu produksi sel darah merah, membantu pembuatan neurotransmiter, dan menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah.

Vitamin ini bisa didapatkan dari daging, ikan, telur, oat, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B7 (biotin)

Biotin berperan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak, serta membantu mengelola gen. Vitamin ini juga bermanfaat penting bagi ibu hamil untuk mencegah adanya kelainan bawaan pada janin. 

Vitamin ini bisa didapatkan dari salmon, ayam, telur, kacang-kacangan, dan sereal gandum.

  • Vitamin B9 (asam folat)

Asam folat merupakan vitamin penting dalam pembentukan sel darah merah dan putih, juga pembelahan sel yang tepat, serta materi genetik, seperti DNA. Pada ibu hamil, asam folat bermanfaat untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf pada janin. 

Vitamin ini bisa didapatkan dari sayuran hijau, kacang-kacangan, pepaya, pisang, dan hati.

  • Vitamin B12 (kobalamin)

Kobalamin berfungsi untuk membantu proses pembentukan sel darah merah yang sehat dan mengoptimalkan fungsi saraf. Selain itu, juga berperan penting dalam menghasilkan energi, produksi DNA, serta menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Vitamin ini bisa didapatkan dari daging, hati, telur, ikan, yogurt, dan keju.

Untuk memenuhi semua kebutuhan vitamin di atas, banyak yang kemudian mengonsumsi suplemen B kompleks karena sudah mengandung semua vitamin tersebut. Hal ini tidak salah jika memang tubuhmu kekurangan vitamin B kompleks. Namun jangan lupa, meskipun vitamin B kompleks ini memiliki manfaat, tetapi ada batasan konsumsi harian dan tidak boleh melebihi batasan tersebut.

Jadi, jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu atau sering mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sudah kaya akan vitamin B, ada baiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum rutin mengonsumsi suplemen. Dengan begitu, kamu jadi bisa mengonsumsinya dengan tenang dan aman tanpa takut berlebihan.

27 Jul 2022

Sering Menggunakan Lensa Kontak, Ini Dampaknya

 Lensa kontak atau contact lense sering digunakan oleh orang yang memiliki masalah penglihatan dan merasa ribet menggunakan kacamata. Namun, tampilannya yang memiliki banyak pilihan warna membuat banyak orang yang mulai menggunakannya untuk mempercantik penampilan. Bahkan, banyak juga loh orang yangn punya lebih dari satu karena ingin warna matanya selalu serasi dengan warna pakaian yang digunakan.


Memang sih, lensa kontak dapat membuat mata terlihat lebih indah dan tajam, khususnya untuk kamu yang memiliki mata berukuran kecil. Namun, seperti apa ya dampak yang timbul jika kontak lense digunakan setiap hari? Melansir dari situs insightvisioncenter.com berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Iritasi

Iritasi pada mata bisa terjadi akibat adanya infeksi atau peradangan. Penyebabnya bisa karena bakteri maupun respon mata akibat adanya benda asing. Ketika hal ini terjadi maka mata akan menunjukkan beberapa gejala, seperti memerah, gatal, sakit, dan nyeri. Jika hal ini kamu rasakan saat menggunakan lensa kontak, maka segera hentikan penggunaan dan jangan menggunakannya lagi. Jika setelah kamu berhenti mata masih terasa tidak nyaman, maka segera konsultasikan pada dokter.

  • Mata kering

Mata memproduksi air mata untuk menjaga kelembapannya. Namun jika kamu menggunakan lensa kontak, maka benda ini akan menyerap sebagian besar air mata tersebut. Akibatnya mata akan menjadi kering dan tidak nyaman. Jika kondisi ini terus berlanjut, bisa menyebabkan jaringan parut pada kornea mata yang rasanya sangat menyakitkan. Untuk mencegahnya, seringlah menggunakan obat tetes mata yang disarankan agar kelembapan mata terjaga.

  • Melukai kornea

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan lensa kontak melukan kornea matamu, di antaranya yaitu adanya kotoran kecil yang menempel pada lensa kontak, mata yang terlalu kering, mengucek mata saat gatal, kualitas lensa kontak yang kurang bagus, dan sebagainya. Untuk mencegahnya, sudah jelas kamu harus tahu cara memilih lensa kontak yang berkualitas dan selalu jaga kebersihannya. Selain itu, jangan pernah mengucek mata saat masih menggunakan lensa kontak.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan yaitu, pastikan untuk melepas lensa kontak sebelum kamu tidur atau ketika kamu sedang benar-benar lelah. Hal ini penting untuk mencegah kamu tanopa sadar tertidur saat masih menggunakan lensa kontak.

21 Jul 2022

Benarkah Bersih-Bersih Bantu Menjaga Kesehatan Psikologis?

 Siapa yang suka bersih-bersih? Atau bahkan melakukan aktivitas ini ketika sedang stres karena merasa tenang setelahnya?

Beberapa dari kamu mungkin merasa aneh, bagaimana bisa bersih-bersih justru menghilangkan stres? Yang ada justru bukannya tambah stres?

Melansir dari situs everydaypower membersihkan rumah dengan menghilangkan stres memiliki kesamaan, yaitu sama-sama melakukan sesuatu untuk menghilangkan hal yang mengganggu. Pada aktivitas bersih-bersih, kamu akan melakukan sesuatu untuk menghilangkan noda, debu, dan sebagainya. 

Sementara menghilangkan stres artinya kamu sedang berusaha menghap
us kekhawatiran, kebingungan, ketegangan, dan sebagainya yang menyebabkanmu mengalami stres. Selain itu, ketika kamu selesai membersihkan rumah atau area yang sedang kamu bersihkan, pasti kamu akan merasakan kepuasan, kegembiraan, kebahagiaan, dan perasaan senang lainnya melihat hasil kerjamu. Tidak hanya itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan, ternyata melakukan aktivitas ini juga memberikan efek menenangkan pada pikiranmu.

Namun, bukan berarti kamu jadi membiarkan rumah dalam kondisi kotor agar bisa membersihkannya untuk menghilangkan stres ya. Sebab menurut  verywellmind ternyata, rumah yang bersih juga bisa menjadi cara untuk menjaga agar kamu tidak stres. 

  • Rumah berantakan dapat menyebabkan depresi

Berdasarkan studi yang dipublish di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa wanita yang tinggal di tempat dengan ruang berantakan cenderung merasa lelah dan depresi dibanndingkan dengan wanita yang tinggal di rumah rapi. Tidak hanya itu, ruang yang berantakan juga ternyata berkaitan dengan tingkat kortisol dalam tubuh. Wanita yang tinggal di rumah berantakan memiliki kortisol yang tinggi.

  • Rumah berantakan dapat menurunkan fokus

Berdasarkan studi yang dilakukan Princeton University researchers menunjukkan bahwa rumah yang berantakan dapat menyebakan seseorang sulit untuk fokus dalam mengerjakan tugasnya. Tidak hanya itu, ruang yang kacau dan berantakan juga berpotensi menimbulkan emosi negatif lainnya. Seperti mudah marah, bingung, tegang, dan sebagainya.

Selain baik untuk kesehatan mental, menjaga kebersihan dengan rutin bersih-bersih secara berkala juga sangatt baik untuk kesehatan fisikmu. Karena kamu akan dipaksa untuk terus bergerak selama sedang bersih-bersih.

24 Jun 2022

Tips Mencegah Obesitas: Kenali Asupan yang Baik bagi Tubuh

 Obesitas merupakan kondisi berat badan berlebih yang bisa berakibat buruk pad kesehatan tubuh secara keseluruhan. Obesitas ditandai dengan jumlah lemak dalam tubuh yang melebihi angka ideal. Anda bisa mengetahui jumlah lemak tubuh ini dengan menggunakan timbangan untuk komposisi tubuh. Penggunannya sama saja dengan timbangan badan biasa, namun pada hasilnya terdapat angka kisaran lemak yang berada di dalam tubuh. Dengan memiliki alat timbangan ini, Anda bisa memantau berat badan serta kadar lemak agar terhindar dari obesitas. 

Selain melakukan pemantauan berat badan secara rutin, ada beberapa hal lain yang perlu dilakukan untuk menghindari obesitas, apa saja itu? Yuk, simak tips berikut ini!

  • Tips Mencegah Obesitas

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bahkan ketika Anda masih berada dalam berat badan yang normal atau proporsional. Lakukan tips berikut ini bisa menjaga Anda agar jauh dari kemungkinan obesitas.

  • Memperhatikan Asupan Protein

Meskipun seseorang memiliki kelebihan lemak, bukan berarti orang tersebut tidak boleh mengkonsumsi protein. Justru dengan memperhatikan jumlah protein yang masuk dalam tubuh, Anda bisa menjaga jauh dari risiko obesitas. 

Hal ini karena protein bisa membantu tubuh tetap kenyang dalam waktu lama. Sehingga sebaiknya asupan protein yang Anda makan yakni 80 hingga 100 kalori.

  • Menghindari Makan Makanan Olahan

Tips mencegah obesitas juga bisa Anda mulai dari mengurangi konsumsi makanan olahan. Berbagai jenis makanan olahan seperti olahan gula dan karbohidrat yang biasa ada dalam roti, pasta, soda, kue kering dan makanan kemasan. Anda bisa menggantinya dengan masakan rumahan yang jauh lebih sehat dan rendah kalori.

  • Membatasi Asupan Gula

Mengkonsumsi makanan yang mengandung gula juga bisa memicu risiko obesitas. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan gula dan kandungannya pada setiap makanan. Bahkan konsumsi gula yang berlebihan bisa memicu penyakit berat seperti diabetes dan jantung. Ngeri, ya.

  • Pola Tidur yang Benar dan Cukup

Pola tidur juga bisa mempengaruhi metabolisme tubuh sehingga juga memberikan dampak besar pada obesitas. Biasanya, mereka yang mengalami obesitas tidak memperhatikan pola dan waktu untuk tidur maupun untuk makan. Padahal, saat tidur tubuh juga seharusnya beristirahat dan bukan malah memproses makanan.

  • Konsumsi Cairan Tubuh yang Cukup

Salah satu tips mencegah obesitas lainnya yang sangat penting adalah memperhatikan seberapa banyak jumlah cairan yang masuk ke tubuh. Cairan tubuh bisa membantu memperlancar metabolisme dan juga membawa banyak manfaat bagi kesehatan. 

Setidaknya seseorang membutuhkan setengah liter air putih untuk meningkatkan kalori tubuh sehingga bisa melakukan pembakaran lebih baik. Jadi, lebih rajin lagi konsumsi air putihnya.

Sudah Tahu Tips Mencegah Obesitas?

Selain dari asupan makanan, obesitas juga seringkali dipicu karena kurangnya olahraga atau gerak secara fisik, yang membuat pembakaran tubuh berkurang. 

Selain itu, Anda juga bisa mengatur pola makan seperti mengunyah dengan perlahan dan juga rajin sikat gigi. Mulai dari mengubah kebiasaan kecil, hingga mengurangi makanan yang tidak perlu bisa membantu kita terhindar dari obesitas dan tetap sehat. 

Tak mau kan punya ancaman obesitas? Maka dari itu, silakan terapkan tips mencegah obesitas di atas dengan sebaik-baiknya!

3 Jan 2022

Kombinasi Buah dan Sayuran untuk Sajian Jus Harianmu

 Seperti yang sudah kamu ketahui, buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh, terlebih di tengah pandemi seperti sekarang. Untuk menunjang konsumsi hariannya, tak sedikit yang menambahkan jus buah atau sayur dalam menu makanan sehari-hari—semata agar tubuh tetap fit. Nah, jika kamu termasuk ke dalam salah satunya dan bingung memadukan buah apa lagi untuk sajian jus, jangan khawatir. Sebab kami punya rekomendasi kombinasi buah dan sayuran untuk bantu penuhi nutrisi harianmu. Simak, ya:


  • Mangga, Jeruk, Stroberi

Hanya mendengar namanya saja pasti sudah membuatmu membayangkan kesegaran dari tiga buah ini! Ya, perpaduan mangga, jeruk, dan stroberi ternyata memang cukup segar jika dipadankan sehingga bisa membuat kamu lebih bersemangat menjalani hari. Tidak hanya itu, ketiga buah ini juga kaya akan vitamin C, vitamin A, dan juga beta-karoten—khususnya yang terdapat dalam mangga. Jika ingin mendapatkan rasa manis, hindari untuk menambahkan gula: lebih baik tambahkan madu saja agar lebih sehat dan tidak mengubah rasa buah secara keseluruhan, ya.

  • Bayam, Kiwi, Pisang, Lemon

Nah, untuk kamu yang ingin lebih sehat, perpaduan jus yang satu ini sangatlah tepat. Pasalnya, perpaduan bayam, kiwi, pisang, dan juga lemon sangat kaya vitamin dan juga nutrisi. Bayam mengandung vitamin A, seng, serat, kalsium, magnesium, dan juga fosfor yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tidak hanya itu, bayam juga mengandung kalium yang bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Di sisi lain, lemon mampu memperlambat oksidasi dalam tubuh serta memberikan asupan vitamin C. Rasa asam dari kiwi, manisnya pisang, dan segarnya lemon, serta serat dari bayam pastinya akan menjadi perpaduan jus favoritmu!

  • Belimbing dan Stroberi

Belum pernah mencicipi jus belimbing? Mungkin kini saatnya! Belimbing jika dipadukan dengan buah yang tepat juga akan menghasilkan rasa yang luar biasa, kok. Rasa belimbing yang asam jika bertemu dengan stroberi segar dapat menghadirkan cita rasa yang manis dan nikmat. Nutrisi yang dikandungnya pun tidak main-main, lho. Sebab belimbing memiliki sedikit kalori, namun kaya akan vitamin C dan juga B kompleks. Sementara itu, stroberi mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta kanker. Yuk, coba!

Dari tiga perpaduan di atas, mana yang menurutmu paling menarik? Jangan lupa untuk diterapkan dan coba buat di rumah, ya. Semoga bermanfaat!


Share