4 Agu 2020

Ini Penyebab Bibir Hitam dan Cara Mengatasinya!

Memiliki bibir merah merona memang dambaan setiap wanita. Selain seksi, punya bibir merah juga dapat mempercantik penampilan karena itulah banyak wanita yang sangat mendambakannya. Meskipun demikian, tiap wanita biasanya memiliki gen warna bibir berbeda satu sama lain sehingga warna bibirnya pun akan terlihat sangat berbeda. Misalnya saja, ada yang punya bibir merah alami, hitam, dan lain sebagainya. 
Namun, di luar gen, ada beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan mengapa bibir wanita terlihat lebih gelap (hitam). Apa saja? Yuk, disimak! (lansiran dari: hipwee.com)
  1. Tidak membersihkan lipstik setelah menggunakannya. Setelah memakai lipstik, apakah kamu langsung membersihkannya atau membiarkannya begitu saja menempel di bibir? Jika membiarkannya, maka tinggalkan kebiasaan tersebut karena lipstik dapat membuat bibirmu menjadi hitam. Ini terjadi karena bahan kimia yang terkandung dalam lipstik, yang mana dapat menghitamkan bibir bahkan dalam kondisi yang lebih parah bisa mengakibatkan reaksi alergi. 
  2. Terlalu banyak mengonsumsi kafein. Tahukah kamu, kafein ternyata dapat merubah warna bibir menjadi lebih gelap, loh. Penyebabnya karena dalam kafein terkandung zat diuretik, yang akan membuatmu menjadi lebih sering buang air kecil. Jika tidak dibarengi dengan memperbanyak konsumsi air putih, maka bisa mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi. Lama-kelamaan dehidrasi yang dialami ini bisa membuat bibir pecah-pecah dan berubah warna menjadi lebih gelap. 
  3. Menggigit dan menjilat bibir. Kamu suka menjilat maupun menggigit bibir? Jika ya, jangan lakukan lagi kebiasaan karena dapat menyebabkan kulit bibir menjadi kering. Jika terus dibiarkan, maka kondisi ini akan memengaruhi warna bibirmu. Di mana, akan berubah menjadi lebih gelap dan bibir pun akan sering pecah-pecah. 
  4. Terpapar sinar matahari. Terlalu sering terpapar sinar matahari juga dapat menggelapkan bibir. Kondisi ini terjadi karena terbentuknya melanin (hiperpigmentasi) pada bibir akibat paparan sinar matahari langsung. Untuk itu, ketika keluar rumah baiknya gunakan selalu pelembap bibir yang tinggi kandungan SPF.
Itu dia beberapa penyebab yang mengakibatkan warna bibir terlihat lebih gelap. Nah, untuk mencegahnya, kamu bisa melakukan beberapa hal ini, di antaranya:
  • Pijat bibir dengan gula yang dicampur madu.
  • Oleskan lemon yang dicampur dengan gula.
  • Oleskan minyak zaitun secara rutin. 
  • Oleskan madu ataupun lidah buaya. 
Selamat mencoba, ya! –SH–

3 Agu 2020

Bisakah Kita Sakit Saat Terlalu Lelah?

Tingginya aktivitas fisik sering membuat kita merasa lelah. Jika sudah begitu, biasanya kita akan memanfaatkan waktu di malam hari untuk beristirahat. Dengan begitu, tubuh akan kembali untuk bertenaga untuk kembali beraktivitas keeskokan harinya dan tidak mengalami sakit yang akhirnya membuat kita harus beristirahat lebih lama. Sebab, meskipun kita sudah dilindungi oleh asuransi kesehatan yang akan menanggung biaya pengobatan selama sakit, tetapi bukan berarti kita berharap untuk menggunakannya, kan?
kelelahan
Image by Free-Photos from Pixabay 
Namun, masih banyak orang yang mempertanyakan, apa iya ketika tubuh terlalu lelah bisa menjadi penyakit? Berikut ini penjelasannya!
Terlalu lelah bisa terjadi karena banyak hal, kerja berlebihan, kurang tidur, dan sebagainya. Ada beberapa gejala yang menunjukkan Anda mengalami terlalu lelah, antara lain:

  • Kesulitan berpikir jernih
  • Mood yang berubah-ubah
  • Sulit membuat keputusan
  • Reaksi lambat
  • Pusing
  • Depresi
  • Merasa tidak tenang

Dalam situs huffpost.com disebutkan bahwa sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang tidur 5 jam atau bahkan kurang setiap malam 17% lebih besar berisiko masuk angin dan 51% lebih berisiko terkena infeksi seperti flu atau pneumonia.  Pemimpin studi ini, Aric Prather yang merupakan assistant professor of psychiatry and associate director of the Center for Health and Community at University of California, San Francisco, mengatakan bahwa tidur memegang peran penting dalam imunitas tubuh.
Penelitian ini menggunakan data dari survei National Health and Nutrition Examination di antara tahun 2005 sampai 2012 yang melibatkan 22.726 orang dewasa sebagai partisipan. Data yang dijadikan bahan analisa yaitu durasi atau lama tidur dan kondisi kesehatan selama 30 hari sebelumnya, apakah partisipan mengalami masuk angin, flu, atau infeksi lainnya. Mengenai penyebab kurang tidurnya sendiri bisa sangat beragam, ada yang karena kebiasaan atau gaya hidup, tingginya aktivitas akibat tuntutan pekerjaan, atau masalah tidur seperti sleep apnea.
Kondisinya akan semakin parah jika kelelahan terjadi bersamaan dengan masalah lainnya, misalnya saat Anda melakukan perjalanan lintas waktu dan mengalami jet lag. Dr. Rachel Vreeman yang merupakan assistant professor of pediatrics in the Children's Health Services Research Program at the Indiana University School of Medicine menjelaskan dalam situs nbcnews.com bahwa kombinasi kelelahan dan mengalami perbedaan waktu yang cukup besar dapat berpotensi menyebabkan seseorang mengalami mual dan muntah. Terkadang disertai dengan sakit kepala yang berlebihan, juga diare.
Ternyata, terlalu lelah bisa memberi efek yang tidak sedikit ya! Jadi mulai sekarang atur waktu istirahat Anda agar tidak mengalaminya.

22 Jul 2020

Bisakah Kacang Bantu Turunkan Berat Badan?

Kacang merupakan biji sejumlah tumbuhan polong-polongan. Di Indonesia sendiri, kata kacang sering diasosiasikan dengan polong kacang tanah. Kacang, atau kacang tanah, kerap disajikan dalam keadaan mentah, panggang, rebus, asin, bumbu, ataupun polosan di berbagai situasi. Makanan ini juga cukup banyak diklaim baik untuk proses penurunan berat badan. Apakah klaim tersebut benar? Simak ulasannya dalam artikel berikut!

3 poin penting tentang kacang

Mengutip artikel dalam situs Healthline, kacang ternyata memang bisa membantu seseorang untuk menurunkan berat badan. Fakta ini disimpulkan dari sejumlah studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti. Rupanya, panganan ini terbukti dapat menurunkan tingkat obesitas masyarakat secara umum. Lalu, bagaimana cara kacang membantu turunkan berat badan seseorang?
Ada tiga poin penting tentang kacang yang perlu kamu ketahui.

  1. Kacang membuatmu kenyang. Kacang merupakan camilan yang kaya akan lemak sehat, protein, serta serat. Kandungan-kandungan ini baik untuk tubuh seseorang yang sedang melakukan diet. Sebab, ketiga kandungan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh usus. Dengan demikian, rasa kenyang setelah mengonsumsi kacang akan terus dirasakan oleh orang yang memakannya. Sebuah penelitian kecil-kecilan yang dilakukan oleh National Library of Medicine bahkan menemukan jika menambahkan kacang tanah atau selai kacang tanah pada menu sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang dan kadar gula darah yang lebih stabil.
  2. Kacang mengandung lemak sehat. Kacang juga sudah terbukti kaya akan lemak sehat seperti asalm lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda. Orang yang melakukan diet dengan kandungan lemak sehat ini ternyata berhasil menurunkan tingkat peradangan, obesitas, dan penyakit kronis seperti jantung dan diabetes. Sejumlah peneliti bahkan berpendapat jika hal ini didasari pada kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi dalam kacang. Meski masih butuh penelitian lanjutan, mereka mengatakan kalau lemak itulah yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk tahan lapar.
  3. Kacang memiliki asupan kalori rendah. Sebetulnya kacang memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Akan tetapi, mengonsumsi camilan ini tidak akan membuat tubuhmu mampu menyerap semua kalori yang dimilikinya. Sebab, gigi manusia tidak bisa memecah kacang hingga ukuran sangat kecil dan sebagian besar kacang yang masuk ke usus akan langsung keluar menjadi kotoran. Maka dari itu, kemungkinan kalori yang terserap oleh tubuh tidak terlalu tinggi dan ini baik untuk proses diet.

Kesimpulannya, kacang adalah sebuah camilan sehat yang baik untuk tubuh—apalagi untuk orang yang sedang dalam upaya menurunkan berat badan. Meski demikian, menakar asupan kacang itu tetap penting untuk dilakukan. Sebab, segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Jangan sampai usaha kamu untuk menurunkan berat badan malah menjadi bumerang. Untuk hasil terbaik, makanlah kacang mentah, panggang, atau rebus yang bebas garam dan penyedap rasa.

15 Jul 2020

Mau Diet? Ini Daftar Makanan Sehat dan Sederhana untukmu!

Salah satu alasan mengapa orang berhenti atau belum juga memulai fase dietnya adalah karena pilihan makanan sehat yang dibutuhkan. Ya, beberapa jenis program diet memang memelurkan sejumlah asupan makanan sehat yang mahal, juga mungkin, menyiksa bagi sebagian orang. Apakah kamu juga mengalami permasalahan yang sama? Jika ya, tenang saja. Sebab, artikel ini akan membantu kamu untuk menemukan makanan-makanan sehat dan sederhana untuk program dietmu.
Penasaran? Yuk, simak ulasannya dalam paragraf berikut!

  1. Telur. Beberapa waktu silam, telur dikhawatirkan sebagai makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Alasannya ialah karena makanan ini memiliki asupan kadar kolesterol jahat LDL pada beberapa orang. Meski demikian, khasiat dan kandungan yang dimilikinya cocok untuk membantu seseorang yang ingin menurunkan berat badan. Yap, mengutip situs Healthline, sebuah studi yang dilakukan pada 30 wanita obesitas membuktikan kalau mengonsumsi telur saat sarapan membuat partisipan merasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama (daripada memakan bagel). Telur juga memiliki kandungan nutrisi yang padat, sehingga baik untuk orang yang sedang diet kalori.
  2. Sayuran hijau. Kangkung, bayam, sawi, brokoli, kubis, serta kale adalah contoh sayuran hijau. Makanan satu ini mengandung kalori dan karbohidrat yang rendah, serta tinggi akan serat. Dua hal ini merupakan poin terpenting bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan. Sehingga, mengonsumsi sayuran hijau adalah cara yang bagus untuk meningkatkan porsi makanan kamu, namun tanpa menambah jumlah kalori. Selain itu, sayuran hijau juga tinggi berbagai vitamin, antioksidan, mineral (seperti kalsium), yang mana sudah terbukti akan membantu pembakaran lemak dalam tubuh.
  3. Daging tanpa lemak dan dada ayam. Buat kamu yang alergi telur atau kurang suka dengan sayuran hijau, bisa memakan dua menu ini sebagai konsumsi utama program dietmu. Yap, macam daging kedua hewan ini tinggi akan protein, yang mana kaya akan nutrisi. Dengan demikian, mengonsumsi daging tanpa lemak dan dada ayam bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tubuhmu. Penelitian juga sudah membuktikan kalau diet dengan tinggi protein dapat membuat tubuh membakar 80-100 kalori lebih banyak dalam satu hari. Sehingga, menu ini baik untuk kamu yang ingin diet.
  4. Kacang. Meski kaya akan lemak, tapi kacang tidaklah menggemukkan. Sebaliknya, kacang adalah camilan baik untuk tubuh. Sebab, kacang juga mengandung protein, serat, dan lemak sehat dalam jumlah yang seimbang. Sebuah studi juga sudah membuktikan jika banyak makan kacang bisa membantu menurunkan berat badan tubuh. Akan tetapi, jangan mengonsumsi secara berlebihan juga, ya.

Gimana? Apa kamu sudah mendapat ide makanan sehat mana yang akan kamu gunakan untuk program dietmu? Kalau bisa, sih, kombinasi keempatnya, ya! Semoga bermanfaat!

8 Jul 2020

Kenapa Kita Tidak Boleh Mengonsumsi Gula Terlalu Banyak?

Banyak orang yang sudah paham bahwa mengonsumsi gula tidak terlalu baik untuk tubuh. Akan tetapi, belum banyak yang sadar seberapa bahayanya memakan pemanis makanan satu ini. Melansir situs Healthline, sejumlah riset membuktikan jika seseorang yang sering mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula tinggi lebih mudah obesitas.

Penyakit dan komplikasi karena gula

Gula juga bisa memengaruhi hormon-hormon dalam tubuh yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Sebagai akibatnya, hal tersebut membuat adanya peningkatan asupan kalori serta penambahan berat badan. Dampak lain dari terlalu banyak mengonsumsi pemanis ini ialah rusaknya sistem metabolisme tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan kadar insulin dan cadangan lemak dalam tubuh.
Selain kondisi-kondisi di atas, penyakit komplikasi lain yang bisa menyerang seseorang dengan konsumsi gula tinggi adalah kesehatan mulut yang kurang baik, sampai penyakit mematikan seperti jantung, diabetes, dan kanker. Masih menurut Healthline, gula juga bersifat adiktif. Artinya adalah ia dapat membuat kadar dopamin seseorang meningkat dan mengidamkan gula terus-terusan. Kondisi ini paling sering terjadi pada seseorang yang sedang setres. Oleh sebab itu, penting sekali bagimu untuk dapat terus mengontrol jumlah gula yang kamu konsumsi sehari-hari.

Bahan alami pengganti gula

Meski demikian, menghilangkan gula dalam makanan atau minuman bukanlah perkara mudah bagi banyak orang. Tak heran jika banyak masyarakat yang menyiasatinya dengan menggunakan produk gula rendah kalori. Padahal, pemanis buatan seperti ini masih menjadi kontroversi. Mengutip sebuah hasil penelitian tentang pemanis buatan dalam situs Hello Sehat, rupanya konsumsi pemanis buatan berkelanjutan (yang diberikan pada tikus percobaan selama 11 pekan) membuat gula darah tikus tersebut lebih tinggi ketimbang dengan tikus yang diberi air gula atau air saja.
Lalu, apakah ada bahan-bahan alami untuk pengganti gula? Tentu saja ada. Tiga bahan berikut yang dikutip dari situs Healthline adalah contohnya:

  1. Gula kelapa. Di Indonesia, gula satu ini kerap dikenal sebagai gula aren. Ya, gula kelapa adalah gula berwarna merah yang diperas dari nira kelapa. Gula kelapa mengandung sejumlah nutrisi baik, termasuk zat besi, seng, kalsium, kalium, juga antioksidan. Meski begitu, banyak pihak meyakini jika kadar gula kelapa tak berbeda jauh dengan gula biasa. Jadi, penggunaannya tetap tidak boleh banyak-banyak, ya.
  2. Madu. Mungkin pemanis satu ini tak asing lagi untukmu. Ya, cairan kental dari lebah madu ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral, juga antioksidan yang baik untuk tubuh. Madu dapat menggantikan gula biasa, untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, jangan gunakan madu yang sudah dicampur dengan gula, ya. Sebab hal itu sia-sia saja.
  3. Gula tetes. Nama lain gula tetes adalah molase. Cairan seperti sirup ini terbuat dari rebusan gula tebu atau jus bit. Molase mengandung beberapa vitamin, mineral, antioksidan, zat besi, kalium, serta kalsium. Sama seperti dua jenis pengganti sebelumnya, konsumsi molase juga tidak bisa terlalu banyak.
Ternyata benar, ya, bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan, alasan di balik tidak bolehnya kita mengonsumsi gula terlalu banyak? Semoga artikel di atas berguna untukmu, ya! (AP)

Share